Dakwah Humanistik di Era Digital: Perspektif Stoikisme dalam Penguatan Kesehatan Mental Generasi Z
DOI:
https://doi.org/10.67008/8x7dvr82Keywords:
Dakwah Humanistik, Era Digital, Generasi Z, Kesehatan Mental, StoikismeAbstract
Generasi Z tumbuh ditengah pesatnya perkembagangan teknologi dan digitalisasi yang membentuk pola pikir, perilaku, serta relasi sosial mereka. Tantangan sosial yang muncul diantaranya digital fatigue, fomo, anxiety dan krisis spiritual. Paparan konten yang berlebihan dan tumbuhnya budaya instant gratification mengakibatkan peningkatan stress, kecemasan dan depresi meningkat. Dalam konteks dakwah Islam era digital ini dituntut agar mampu menjawab kebutuhan mental generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendekatan dakwah humanistik yang dipadukan dengan prinsip-prinsip stoikisme sebagai media untuk penguatan kesehatan mental bagi Generasi Z di era digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kepustakaan (library research). Hasil kajian menunjukkan bahwa Dakwah Humanistik, yang menekankan pada nilai empati, inklusivitas, dan pendekatan non-judgmental, mampu mengisi kekosongan spiritual yang sering kali terabaikan dalam pandangan umum mengenai kesehatan jiwa saat ini. Integrasi nilai-nilai islam seperti sabar, tawakkal, dan ridha jika dipadukan dengan konsep Stoikisme maka akan membangun kehidupan yang moderat, ketenangan batin, dan keseimbangan spiritual Generasi Z. Sehingga dakwah tidak lagi dipandang sebagai sekumpulan doktrin kaku, melainkan sebagai pijakan moral dan emosional yang relevan dalam menghadapi krisis kesehatan mental di era digital.
References
Andik Khoirul Iman, & Abdul Muhid. (2025). Dakwah Berbasis Komunitas: Mengoptimalkan Fungsi Masjid sebagai Pusat Pembinaan Gen-Z. QULUBANA: Jurnal Manajemen Dakwah, 6(1), 235–252. https://doi.org/10.54396/qlb.v6i1.1999
Arinal Haq Fauziyah, D. (2024). Integrasi Nilai Pendidikan Dalam Surah Al-Isra’ Ayat 36 Untuk Mencegah Perilaku Impulsivitas di Media Sosial. At-Tarbiyah:Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam, 2(1), 398.
Arrahmi Thahir, F., Adisti Hajarini, F., Nasution, K., Nazira Harahap, T., & Wulandari, V. (2023). PT. Media Akademik Publisher KESEHATAN MENTAL DI ERA GENERASI Z DALAM STUDI KASUS SMP NEGERI 36 MEDAN. Dalam JMA) (Vol. 1, Nomor 1).
Bagus Satriyo, dkk. (2025). Inovasi Kebijakan Dakwah Digital untuk Penguatan Moral Generasi Z dan Alpha pada Remaja Masjid Agung Kota Kediri. INFINITUM: Jurnal Pendidikan dan Humaniora Sosial, 2(1), 73.
Dogan, V. (2019). Why Do People Experience the Fear of Missing Out (FoMO)? Exposing the Link Between the Self and the FoMO Through Self-Construal. Journal of Cross-Cultural Psychology, 50(4), 524–538. https://doi.org/10.1177/0022022119839145
Fajrin, D. I. , M. H. , & Y. Y. (2022). Konsepsi Pengendalian Diri dalam Perspektif Psikologi Sufi dan Filsafat Stoisisme: Studi Komparatif dalam Buku Karya Robert Frager dan Henry Manampiring. Journal Riset Agama.
Geofakta Razali. (2023). Refleksi Stoikisme, Komunikasi Diri, dan Ketegangan Psikologis Manusia Era Media Sosial. Salemba Humanika.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahannya : QS. An-Naḥl [16]:125. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.
Lilik Mutaharoh. (2025). Analisis Psikologi Keluarga Terhadap Penundaan Perkawinan Pada Generasi Z Di Kecamatan Semen Kabupaten Kediri Dan Relevansinya dengan Program BKKBN. Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri.
Manimpiring, H. (2019). Filosofi Teras. Gramedia Pustaka Utama.
Martin E. P. Seligman. (2011). Flourish: A Visionary New Understanding of Happiness and Well-being. Simon and Schuster.
Matthew B. Miles, A. M. H. dan J. S. (2014). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-Metode Baru (3 ed.). UI Press.
M. Huda and S. Slamet, “Mental Health Concept in Islamic Education,” Int. J. Educ. Elem. Psychol., Vol. 1, No. 3, pp. 169–179, 2024, https://doi.org/10.70177/ijeep.v1i3.1092
Miftahul Huda, & Maryam Luailik. (2023). Strategi Pembinaan Akhlak Peserta Didik Dalam Psikologi Islam. COMPETITIVE: Journal of Education, 2(3), 189–200. https://doi.org/10.58355/competitive.v2i3.45
Muhammad Khabibullabiba. (2023). Integritas Nilai Stoikidme dalam Al-Qur’an dalam Menguasai Emosi Negatif. Universitas PTIQ Jakarta.
Neisha, F. H., Karneli, Y., & Solfema, S. (2024). Kajian Ontologi, Epistimologi, dan Aksiologi dalam Penerapan Filsafat Stoikisme Mengatasi Stress Pada Remaja. GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING), 7(2), 205–212. https://doi.org/10.33627/gw.v7i2.2737
Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial dan Multidisiplin. (2025). https://ejournal.albahriah-institut.org/index.php/nizamiyah
Risqiatul hasanah. (2023). Revitalisasi Dakwah Dalam Era Pop Culture Pada Gen Z. Pena Cendikia Pustaka.
Simon Blackburn. (2013). Kamus Filsafat Cet ke 1. Pustaka Pelajar.
Syekh Nawawi al-Bantan. (2010). Nashaihul ‘Ibad fi Al-Fadh al-Munabbihat ‘ala Al-Isti’dad li Yaum al-Ma’ad. Dar al-Kutub al-Islamiyah.
Wahyuni, L. N., Ainia, M. I., & Ramadhani, M. H. (2025). Pendidikan Agama Di Era Digital: Menjaga Spiritualitas Di Tengah Derasnya Arus Informasi. Keilmuan dan Teknologi, 24(2), 668–678. https://doi.org/10.15642/sse.2024.2.2.107-122
Widodo, C. A., Pratama, D., Pranantya, D. N., Sika, D. N., Arifin, R., & Ediyono, S. (t.t.). Pengendalian Emosi Menurut Teori Stoikisme.