Antara Cosplay dan Tradisi: Identitas Budaya di Banyuwangi

Authors

DOI:

https://doi.org/10.67008/28xm3a11

Keywords:

Banyuwangi, Cosplay, Cultural Identity, Jepang, Soft Power

Abstract

Kekuatan lunak (soft power) mengacu pada kemampuan untuk memengaruhi khalayak internasional dengan melibatkan mereka melalui daya tarik budaya. Melalui diplomasi budaya, suatu negara memperkuat citra dan identitasnya. Cosplay sebagai budaya pop Jepang merupakan fenomena global yang berkembang sebagai bagian dari soft power Jepang dengan strategi Cool Japan melalui diplomasi budaya di komunitas lokal di Banyuwangi. Studi ini menganalisis bagaimana pengetahuan dan aksesibilitas cosplay pada penggemarnya serta menelaah penerimaan budaya asing dapat berjalan selaras dengan identitas budaya dan keharmonisan sosial yang sejalan dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Lokasi penelitian adalah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia. Studi ini menggunakan metode eksplanatori kuantitatif, dengan mewawancarai 100 penggemar cosplay untuk mengkaji faktor-faktor apa yang memengaruhi penerimaan mereka terhadap cosplay dan apakah cosplay dapat memengaruhi kecintaan mereka terhadap identitas budaya lokal Banyuwangi. Dengan menggunakan analisis regresi berganda, studi ini menemukan bahwa persepsi dan sikap penduduk Banyuwangi terhadap cosplay positif, yang menunjukkan bahwa cosplay efektif digunakan sebagai alat diplomasi kekuatan lunak Jepang. Namun, yang menarik adalah para cosplayer tidak kehilangan kecintaan mereka terhadap identitas budaya lokal Banyuwangi. Nilai-nilai seperti moderasi, toleransi, dan keseimbangan sosial yang selaras dengan ajaran Al-Qur’an berperan penting dalam menjaga keharmonisan komunitas.  Penelitian ini membantu menentukan seberapa efektif cosplay berfungsi sebagai alat diplomasi budaya Jepang melalui kekuatan lunak di tingkat lokal.

References

Al Fariz, M. B., Syarifudin, A., & Trisiah, A. (2024). Fenomena Budaya Wibu Sebagai Bentuk Komunikasi Remaja Generasi Z (Studi pada Komunitas Cosplay Naruto Fans Palembang). Buletin Antropologi Indonesia, 1(2), 9. https://doi.org/10.47134/bai.v1i2.2493

Anggarini, A. W. (n.d.). STUDI DESKRIPTIF MENGENAI SELF-ESTEEM PADA COSPLAYER REMAJA DI JAKARTA USIA 13-18 TAHUN. Universitas Padjadjaran Fakultas Psikologi. Retrieved May 18, 2026, from https://adoc.pub/studi-deskriptif-mengenai-self-esteem-pada-cosplayer-remaja-.html

Fatma, N., Irfan, N. F., & Latiep, I. F. (2021). Analisis Keputusan Pembelian Produk Menggunakan Persepsi Harga dan Kualitas Produk. SEIKO: Jurnal of Management & Business, 4(2), 533–540.

Hidranto, F. (2024, July 19). Suku Osing Penjaga Warisan Budaya Banyuwangi. INDONESIA.GO.ID : Portal Informasi Indonesia.

Higashisakura, Higashi-ku, Nagoya-shi, & Aichi-ken. (n.d.). World Cosplay Summit. Japan Endless Discovery. Retrieved October 15, 2024, from https://www.japan.travel/id/spot/124/

Iqbal Maou.BWX. (2025). Wawancara.

Ismail, D., & Eka, A. (2017). Modul Statistika Komputasi (SPSS) STPBI dan SPB Denpasar.

JINIS. (2020, January 10). Mengenal 5 Macam Japan Pop Culture yang Populer di Indonesia. Jeducation.Co.Id. https://jeducation.co.id/5-macam-japan-pop-culture/?srsltid=AfmBOorUnIKodhhRxSIyYRM-ajY7x45eifOoeaD1d1hGx4DoaPok-WHa

Kurniawan. (2025, June 2). Cosplay Artinya Apa Dalam Bahasa Gaul ? Superprof Blog. https://www.superprof.co.id/blog/apa-itu-cosplay/

Nye, J. S. (2004). Soft Power the means to success in world. PublicAffairs; Perseus Book Group.

Praditya, H. T., & Arisanto, P. T. (2021). Cool Japan Initiative Sebagai Multitrack Diplomacy Jepang dalam Menyebarkan Budayanya di Indonesia 2011-2019. Global & Policy, 9, 107–116.

Pratama, A. D., & Puspitasari, A. (2020). Diplomasi Budaya Anime Sebagai Upaya Penguatan Soft Power Jepang Periode 2014-2018. Universitas Budi Luhur, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik.

Pujiati. (2024, September 22). Teknik Quota Sampling: Karakteristik, Jenis, Cara, Contoh. Deepublish.

QS. Al-Hujurat ayat 13. (n.d.).

Santoso, S. (2007). Statistik Deskriptif: Konsep dan Aplikasi dengan Microsoft Exel dan SPSS. ANDI.

Selfana, K. N. D., Hartono, H., & Gusanti, Y. (2023). Dampak Pergeseran Budaya Masyarakat Banyuwangi terhadap Pola Permainan Angklung Caruk Grup Aliyan Bolot. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 3(1), 88–99. https://doi.org/10.17977/um064v3i12023p88-99

Shihab, M. Q. (2019). Wasathiyah: Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama (M. Nadhifah, Ed.; 2nd ed.).

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif. Alfabeta.

Sujarweni, V. W. (2019). Metodologi Penelitian Bisnis & Ekonomi. Pustaka Baru Press.

Urban Renaissance Headquarters. (n.d.). Establishing Japan as a “Peaceful Nation of Cultural Exchange.” Prime Minister of Japan and His Cabinet.

Published

09-06-2026

How to Cite

Antara Cosplay dan Tradisi: Identitas Budaya di Banyuwangi. (2026). Journal of Communication and Da’wah, 2(1), 13-29. https://doi.org/10.67008/28xm3a11